Polisi Cium Aroma Busuk di Rumah Dimas Kanjeng bagian Belakang, Ternyata. . .

Ketika penyidik mencari bunker di kediaman Kanjeng Taat Pribadi, di Probolinggo Jatim, petugas tiba-tiba mencium aroma busuk dari rumah bagian belakang.

Curiga ada sesuatu, petugas kemudian mengubek-ubek rumah bagian belakang. Setelah diselidiki, bau busuk itu muncul dari daging yang ada dalam kulkas.



Kemarin, penyidik juga mengajak orang dari Bank Indonesia (BI) yang membawa alat khusus untuk mendeteksi uang palsu. Karena ditengarai di area padepokan yang dipimpin tersangka ada indikasi uang palsu.

Kombes Argo mengaku belum menemukan uang palsu. "Uang mainan yang dibawa tadi itu untuk rekonstruksi saat penyerahan uang dari Taat ke tersangka Wahyudi setelah pembunuhan Abdul Gani,"
kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol RP Argo Yuwono, Senin 3 Oktober 2016.

Kabar yang diperoleh, bunker tidak berada di kediaman tersangka. Ada sebuah tempat yang dicurigai dan diyakini petugas sebagai penyimpanan uang dan barang berharga. Lokasinya tidak jauh dari kediaman tersangka dan sekarang masih dalam pendeteksian.

Sesuai dengan rencana, pada hari ini, Selasa (4/10), penyidik berencana meneruskan pencarian. (Tribunjateng/cetak/Surya/mif)

loading...

Posting Komentar